Jangan Paksa Anakmu Menikah, Karena Itu Akan Menyakiti Hatinya - Mas Rizal

Halaman

    Social Items


Menikah kerap sekali menjadi momok menakutkan bagi sebagian orang.

Namun selebihnya menikah hal yang sangat diRindu oleh Sebagian Orang Terutama bagi mereka yang telah menemukan tambatan hati.

Namun nyatanya semua itu terpandang terbalik bagi sebagian orang yang memilih diam seribu bahasa karena belum sempat menemukan tambatan hati.

Bukan perkara mudah memilih seseorang yang bisa benar-benar ikut mengarungi susah senangnya perjalanan hidup.

Terlebih lagi bagi mereka yang ingin lebih fokus mengejar impian Dari: Karir, Jabatan, Hingga Sebuah Title.

Teruntuk aku sendiri yang menulis Artikel ini juga merasakan betapa ingin rasanya memiliki seorang yang bisa dipercaya dalam mengurus Sebuah Cinta.

Bukan Tidak! Sebagian Orang Tua mulai ikut campur dalam masalah percintaan bagi sebagian anaknya.

Iya mereka terlalu memaksa dan menuntut dari beragam Alasan Dari: Ingin Menimang Cucu, Hingga Usia Tidak akan lama lagi.

Bukan perkara mudah bagi saya dan mereka yang ingin mengejar Karir atau selebihnya.

Menemukan Jodoh atau pasangan itu tidaklah susah sebenarnya itu sangatlah mudah.

Namun yang susah itu hanyalah menemukan Calon pendamping yang benar-benar setia.

Ada sebagian orang menikah hannya dijadikan sebagai Seleksi atau sebuah uji coba, sebenarnya bukan itu yang aku maksud.

Menikah harus didasari dari rasa cinta bukan karena Hawa nafsu yang akan berimbas pada akhirnya nanti.

Dalam berkembangnya zaman Orang Tua pun semangkin ikut campur dalam menentukan jodoh anaknya Dari masalah Kurang Baik, Silsilah Keluarga, Hingga Masalah Harta.

Namun setidaknya Orang Tua itu sadar betapa sakit Hati Anaknya Apabila hanya masalah Jodoh harus memaksa sesuai Kehendak.

Bukan Perceraian yang dicari dari sebuah akhir perjodohan, Namun semua itu akan benar-benar terjadi Apabila Orang Tua hanya Memikirkan Egonya.

Teruntuk Orang Tua berikan satu kesempatan bagi anakmu biarkan mereka Mencari, Memilih, Lalu Menentukan Jodohnya Sendiri! Selebinya engkau hanya memberi Restu.


Ditulis Oleh :
Editor :

Jangan Paksa Anakmu Menikah, Karena Itu Akan Menyakiti Hatinya


Menikah kerap sekali menjadi momok menakutkan bagi sebagian orang.

Namun selebihnya menikah hal yang sangat diRindu oleh Sebagian Orang Terutama bagi mereka yang telah menemukan tambatan hati.

Namun nyatanya semua itu terpandang terbalik bagi sebagian orang yang memilih diam seribu bahasa karena belum sempat menemukan tambatan hati.

Bukan perkara mudah memilih seseorang yang bisa benar-benar ikut mengarungi susah senangnya perjalanan hidup.

Terlebih lagi bagi mereka yang ingin lebih fokus mengejar impian Dari: Karir, Jabatan, Hingga Sebuah Title.

Teruntuk aku sendiri yang menulis Artikel ini juga merasakan betapa ingin rasanya memiliki seorang yang bisa dipercaya dalam mengurus Sebuah Cinta.

Bukan Tidak! Sebagian Orang Tua mulai ikut campur dalam masalah percintaan bagi sebagian anaknya.

Iya mereka terlalu memaksa dan menuntut dari beragam Alasan Dari: Ingin Menimang Cucu, Hingga Usia Tidak akan lama lagi.

Bukan perkara mudah bagi saya dan mereka yang ingin mengejar Karir atau selebihnya.

Menemukan Jodoh atau pasangan itu tidaklah susah sebenarnya itu sangatlah mudah.

Namun yang susah itu hanyalah menemukan Calon pendamping yang benar-benar setia.

Ada sebagian orang menikah hannya dijadikan sebagai Seleksi atau sebuah uji coba, sebenarnya bukan itu yang aku maksud.

Menikah harus didasari dari rasa cinta bukan karena Hawa nafsu yang akan berimbas pada akhirnya nanti.

Dalam berkembangnya zaman Orang Tua pun semangkin ikut campur dalam menentukan jodoh anaknya Dari masalah Kurang Baik, Silsilah Keluarga, Hingga Masalah Harta.

Namun setidaknya Orang Tua itu sadar betapa sakit Hati Anaknya Apabila hanya masalah Jodoh harus memaksa sesuai Kehendak.

Bukan Perceraian yang dicari dari sebuah akhir perjodohan, Namun semua itu akan benar-benar terjadi Apabila Orang Tua hanya Memikirkan Egonya.

Teruntuk Orang Tua berikan satu kesempatan bagi anakmu biarkan mereka Mencari, Memilih, Lalu Menentukan Jodohnya Sendiri! Selebinya engkau hanya memberi Restu.


Ditulis Oleh :
Editor :

No comments

Komentar Yang Tidak Sopan Saya Hapus.