Kapan Aku Mati? - Mas Rizal

Halaman

    Social Items




Suatu malam, sebelum aku terlelap. Ada rasa cemas dalam hati, rasa yang selalu menghantui. S
elalu bertanya apakah esok aku masih bisa melihat dunia ini? Sebuah pertanyaan konyol, tapi sebenarnya sangat nyata. Tertulis dalam "AL'QURAN". Bahwa Rezeki, Jodoh dan Kematian sudah ditentukan oleh ALLAH S.W.T.

Apa yang kamu cari didunia ini HARTA? Hartamu hanya mampu membuatmu lupa dengan kematian. Apakah Hartamu dapat menyelamatkanmu dari kematian? Tidak, bahkan hartamu akan meninggalkanmu.


Wajah cantik yang selalu kau Elu-Elukan itu, apa bisa menyelamatkanmu dari kematian? tidak, wajah cantikmu 
akan menjadi pucat. Lipstik merah di bibirmu akan menjadi keriput. Baju mahal yang selalu kau kenakan akan meninggalkanmu. Hanya sepotong kain kapan yang akan menemanimu.

Wajah tampan, yang selalu menjadi rebutan para wanita, yang dibutakan oleh hawa nafsu.? Apakah itu dapat menyelamkanmu dari kematian? Tidak, wajahmu akan pudar.


Ketika aku mulai sadar betapa berharganya waktu yang aku buang sia-sia. Waktu yang ku habiskan, 
untuk bermain, berjudi, menggoda wanita, mabuk dan masih banyak yang tak dapat aku katakan. Ketika semua itu di butakan oleh dunia.

kematian tidak akan menunggumu, menjadi sukses, kematian tidak dapat kamu beli dengan Hartamu, tidak tertarik dengan kecantik'an mu dan tidak tergoda dengan Ketampananmu...

Foto: Ilustrasi
Penulis: Rizal

Kapan Aku Mati?




Suatu malam, sebelum aku terlelap. Ada rasa cemas dalam hati, rasa yang selalu menghantui. S
elalu bertanya apakah esok aku masih bisa melihat dunia ini? Sebuah pertanyaan konyol, tapi sebenarnya sangat nyata. Tertulis dalam "AL'QURAN". Bahwa Rezeki, Jodoh dan Kematian sudah ditentukan oleh ALLAH S.W.T.

Apa yang kamu cari didunia ini HARTA? Hartamu hanya mampu membuatmu lupa dengan kematian. Apakah Hartamu dapat menyelamatkanmu dari kematian? Tidak, bahkan hartamu akan meninggalkanmu.


Wajah cantik yang selalu kau Elu-Elukan itu, apa bisa menyelamatkanmu dari kematian? tidak, wajah cantikmu 
akan menjadi pucat. Lipstik merah di bibirmu akan menjadi keriput. Baju mahal yang selalu kau kenakan akan meninggalkanmu. Hanya sepotong kain kapan yang akan menemanimu.

Wajah tampan, yang selalu menjadi rebutan para wanita, yang dibutakan oleh hawa nafsu.? Apakah itu dapat menyelamkanmu dari kematian? Tidak, wajahmu akan pudar.


Ketika aku mulai sadar betapa berharganya waktu yang aku buang sia-sia. Waktu yang ku habiskan, 
untuk bermain, berjudi, menggoda wanita, mabuk dan masih banyak yang tak dapat aku katakan. Ketika semua itu di butakan oleh dunia.

kematian tidak akan menunggumu, menjadi sukses, kematian tidak dapat kamu beli dengan Hartamu, tidak tertarik dengan kecantik'an mu dan tidak tergoda dengan Ketampananmu...

Foto: Ilustrasi
Penulis: Rizal

No comments

Komentar Yang Tidak Sopan Saya Hapus.