Gadis Manja Dan Pria Bertato


Sebuah kisah yang harus aku rangkai dalam sebuah artikel, yang memaksa ku untuk menceritAKanYA. Dimana sebuah perasaan yang telah lama tertanam dalam ruang tersembunyi.Dimulai dari kisah seorang Pria Muda, Berambut ikal, Berkulit sawo matang, sedikit cairan tinta yang merangkai seni, dilengannya. disudut pandang mata, terLIHAT seorang gadis manja, berhijabkan merah muda, yang terus tersenyum tipis. terakhir aku melihatnya dalam 6tahun silam.

Rin: 'Assalamualikum' Sapanya sambil mengulurkan tangan,
Al: 'walaikumsalam' jawabku agak tersedak, sambil bersalaman.
Rin: hey apa kabar.?
Al: kabar baik jawabku. kamu apa kabar 'balasku'?
Rin: 'alhamdulilah' kabar baik jawabnya.
Al: 'alhamdulilah' sekarang berhijab ya Rin? tanyaku; mebuka pembicaraan.
Rin: 'in sya allah' belajar menjadi lebih baik Al! saut Ririn yang agak tersipu malu.
Al: 'alhamdulilah' menjadi wanita sholeha sekarang ya Rin! candaku...
Adi: woy apa kabar? jerit Adi, sambil menepuk pundakku!!!
Al: kabar baik Di! sambil meringis menahan sakit!!!
Adi: kukuira sudah mati kamu Al, Canda Adi sambil terbahak!!!
Rin: Al aku tinggal bentar ya Al, sambil melangkah menjauh?
Al: iya Rin, sedikit meninggi suaraku!
Adi: kemana selama ini Al, nggak pernah KElihatan...
Al: biasa Di, mencari suasana baru.. tawaku hahhah

Adi,Al! ayo masuk bentar lagi mau azan panggil "Ririn" dari dalam, yang sedang menyiapkan menu buka puasa? iya Rin, saut kami bersamaan... 'alhamdulilah' acaranya sudah selesai. pekik ketua kelas kami. yang sering kami panggil Ndut? setelah ini kita mau ngumpul dimana? tanya Rere. Yang sibuk dengan hpnya!! aku mah ngikut aja, saut Jeje, dari luar... Dirumah Ririn saja, usul Maya! gimana Rin, boleh? tanya Rere kembali. boleh saut Ririn... setelah itu kami pun pergi menuju rumah Ririn, yang kurang lebih 2Km dari tempat kami berbuka puasa tadi? hampir 2jam kami berbincang, sambil bergurau bersama, tiba-tiba! pulang YOK ajak Andre, yang mulai bosen. kami pulang dulu ya Rin, udah malam juga ini, ucapku sambil melempar senyum ke Ririn? ok deh, saut Ririn, sambil tersenyum tipis. hati-hati dijalan pesan Ririn?...

Al, gimana acaranya rame. tanya ibuku yang sedang menonton acara Tv kesukaanya. rame bu sautku, sambil membuka pintu kamar! Ririn Semangkin Cantik ya batinku, agak tersenyum sambil merebahkan diri. tak sengaja imajinasiku melayang, kacau, dipikiranku di penuhi bayangannya. gawat ini, jangan sampai aku ada rasa sama dia,... cukup 6tahun silam aku memendamnya. umpatku yang agak kesal? kring.... suara notifasi di hpku terdengar.

Rin: 'Assalamualaikum' lagi apa Al,
Al: 'walaikumsalam' lagi bersantai ini Rin? replay ku untuk pesan singkat Ririn.
Rin: Al, denger-denger kamu mau merid ya. canda Ririn di akhiri. HEHEHE
AL: hOax itu Rin, Balesku
Rin: hahaaha, tawa Ririn lagi
Al: Rin? dengar-dengar kamu kuliah di sulawesi ya?
Rin: udah lama Pindah Al...
Al: gak Betah ya rin, tanyaku?
Rin: Bukan Al! aku nggak bisa jauh dari orang tua??
Al: masih manja saja kamu Rin, nggak berubah juga ya. ledek ku hehehe
Rin: bukan gitu juga Al. jawab ririn yang tak mau kalah....
Al: Bilang aja Rin kalau nggak bisa jauh deri ketiak ibu kamu.ahahha tawaku lepas!!!
Rin: ih kamu ini al....
Al: sampai kapan kamu jadi anak manja terus Rin?
Rin: jangan ngledek melulu Al. Malu tau, replay Ririn, diakhiri emotricon :'(
Al: maaf Rin. gitu saja kamu ngambek??

tidak terasa jam menunjukan 23:00,

Rin: Aku Tidur dulu ya Al,?
Al: Iya Rin.?
Rin: 'walaikumsalam.wr.wb.'
Al: 'walaikumsalam.wr.wb.'

malam semangkin larut namun mata juga belum mau terpejam, ketika kupaksa kupejamkan, hanya terlihat titik terang seorang Gadis manja, yang ku kenal 6tahun silam. bayangan itu selalu menghantui, beri aku waktu. aku takut, takut untuk memulai cerita ini. cerita masalah perasaan yang terlalu lama aku simpan di relung hati ini, bahkan aku belum mampu menatap mata hitamnya saat aku bertatap dengannya. pantas kah aku mengatakanya, sedangkan tubuhku berlumuran tinta. ketika waktu yang aku janjikan tiba, aku akan segera mengatakannya, bahwa aku mencintaimu "Gadis Manja dari Pria Bertato"...

Foto: wallpaperkeren.co
Penulis: Rizal

Post a Comment

0 Comments